Alasan kenapa matiin Komputer/Laptop harus pake shutdown

Setiap kali kita menggunakan komputer, setelah selesai kita waijb melakukan proses shutdown. namun, biasanya beberapa user kadang suka males menunggu proses shutdown yang agak lama, jadi langsung saja matiin dari tombol power atau dari stop kontaknya. -__- cepede..

Nah bagi yang pernah melakukannya disarankan untuk baca pembahasan ini. Bila kita terlalu sering mematikan komputer dengan cara mematikan hubungan listrik ke komputer tanpa melakukan proses Shutdown, ada beberapa kendala yang akan terjadi :

  • Pada saat proses Shutdown komputer akan meregistrasi ulang komponen komputer yang terpakai (digunakan) dan software serta data yang dipakai atau yang di delete
  • Pada saat proses Shutdown, processor memberikan perintah kepada bios untuk menghentikan segala pekerjaan-pekerjaan komponen peralatan, sehingga arus atau daya yang terpakai diputus secara normal.

    Tapi kalau kita mematikan langsung maka komponen komputer secara mendadak mati tanpa pemutusan arus secara normal sehingga lama kelamaan akan menimbulkan kerusakan pada komponen komputer.

  • Pada saat proses Shutdown fan komputer akan bekerja dua kali lebih cepat untuk proses pendinginan processor, kalau kita mematikan komputer secara langsung, maka pendinginan processor tidak bekerja secara normal maka lama-kelamaan processor bisa rusak.
  • Pada saat proses Shutdown system memory akan dikosongkan, sehingga pada saat komputer dipakai lagi maka memory sudah benar-benar dalam keadaan refresh, kalau kita mematikan komputer secara langsung maka besar kemungkinan memory bisa rusak.
  • Pada saat proses Shutdown hard disk bekerja untuk menyimpan data yang diperintahkan processor serta menyalin data komponen serta software kedalam registrasi komputer, kemudian head hard disk akan kembali ke posisi awal (ke posisi tidak membaca hard disk).

Kalau kita mematikan komputer secara langsung maka selain data komponen dan software tidak tersimpan pada registry, juga posisi head hard disk berada di tengah-tengah silinder hard disk, sehingga pada saat dihidupkan kembali komputer dapat merusak silinder hard disk sehingga terjadi Bad sector hard disk, lama kelamaan akan menyebabkan hard disk rusak.

Itulah sebabnya mengapa pada saat proses Shutdown komputer lama untuk mati. Oleh sebab itu hendaknya jika mematikan komputer harus melakukan proses Shutdown terlebih dahulu, bila kita tidak ingin ada masalah kerusakan pada system komputer, baik software maupun hardware nya.

source

Cara Mengecek Apakah Komputer Kita Terkena Virus atau Tidak

Komputer terasa aneh? kena virus kali ya? sebelum kita scan pake antivirus, ga ada salahnya coba dulu tips berikut untuk mengecek apakah komputer kita terkena virus atau tidak.

1. Buka command prompt dengan cara Start -> Run -> cmd, sehingga akan tampil seperti gambar dibawah ini : 

Secara default, lokasi akan berada di C:\Documents and settings\nama_user, untuk itu kita harus pindah terlebih dahulu ke folder system32.

 

2. Ketikkan “cd c:\windows\system32” (tanpa tanda petik) seperti pada gambar.

Tekan enter untuk masuk ke folder system32.

 

3. Ketik “setup” lalu tekan enter

4. Jika muncul tampilan seperti gambar berikut yang didalamnya ada peringatan “Please go to the Control Panel to install and configure system components.”

Berarti komputer kamu sehat dari virus, tetapi jika komputer kamu malah hank atau restart itu berarti ada virus yang bersemayam di komputer kamu.

Komputer Melambat ? coba solusi ini

Disini saya akan sedikit sharing mengenai cara mudah, ampuh dan praktis dalam mempercepat kinerja komputer windows anda. Ingat, khusus untuk yang menggunakan Jendela (Windows) saja. Versi windows yang akan saya bahas disini sifatnya global, jadi hampir bisa diterapkan disemua versi windows.

Melambatnya kinerja komputer windows disebabkan oleh beberapa faktor, baik faktor hardware maupun faktor software. Berikut beberapa cara mudah dalam mempercepat kinerja komputer windows anda:

1. Bersihkan desktop dari banyaknya icon yang tidak berguna

Semakin sedikit icon yang ditampilkan di komputer akan semakin meringankan kinerja komputer. Scan harddisk menggunakan tools scan bawaan windows. Hal ini bertujuan untuk mengetahui dan memperbaiki harddisk dan file-file yang mengalami kerusakan secara sofware. Scan disk bisa anda lakukan secara teratur 1 bulan sekali (jangan terlalu sering, karena justru akan bisa merusak harddisk anda).

2. Defrag harddisk

Terutama setelah anda meng-copy, menginstall atau meng-uninstall software dalam ukuran yang besar. Defrag ini berfungsi untuk menata kembali lokasi file dalam harddisk agar bisa diakses dengan lebih cepat.

3. Manfaatkan Virtual Memory

Virtual memory akan sangat bermanfaat untuk anda yang memiliki kapasitas RAM yang sangat kecil. misalkan saja anda hanya memiliki RAM 512mb yang terpasang di komputer. hal ini membuat kinerja komputer berjalan lebih lambat, terlebih Aplikasi-aplikasi sekarang membutuhkan RAM dengan minimal rata-rata 1GB. dengan memanfaatkan Virtual Memory ini, anda bisa sedikit meringankan kinerja RAM dan mempercepat kinerja komputer. settingannya bisa sesuai keinginan anda, cuma saya rekomendasikan untuk men-setting minimum 2x, dan maksimum 4x dari RAM fisik anda (cara settingnya, akan ada di postingan selanjutnya).  Namun, Jika anda menggunakan memori fisik (RAM) yang besar, disable saja fasilitas virtual memory, hal ini jelas akan sangat berpengaruh bagi anda yang senang membuka program banyak secara bersamaan.

4. Ubah style windows ke mode classic

Dengan tampilan classic, performa komputer anda akan naik, karena tenaga yang digunakan untuk mengatur tampilan bisa dialokasikan ke yang lain. namun hal ini tidak terlalu signifikan terhadap kinerja komputer. jadi bagi anda yang menyukai style windows, gapapalah dipertahankan stylenya. 😀

5. Buang program yang tidak perlu

yup.. buang program yang tidak perlu, tapi inget, lewat fitur add or remove program (lewat control panel, jangan menghapus lewat program files).

6. Kosongkan harddisk dari file yang tidak begitu diperlukan

Usahakan harddisk anda mempunyai ruang bebas sebesar 10% dari total kapasitas harddisk anda.

7. Percepat loading windows

anda bisa mendisable beberapa program yang dirunning otomatis pada saat komputer dinyalakan. Sisakan saja realtime protektor dari antivirus. Gunakan software registry cleaner untuk membuang registry yang sudah tidak valid lagi.

8. Pastikan semua driver hardware sudah terinstall dengan sempurna

jangan sampai ada yang konflik apa lagi belum terinstall. Gunakan juga software driver terbaru dari masing-masing vendornya.

9. Jangan gunakan antivirus lebih dari 1 jenis

kecuali memang karakteristik beda anda bisa memasang 2 antivirus. Misal untuk virus dari luar anda bisa menggunakan avast, sedangkan untuk menangkal virus lokal anda bisa menggunakan smadav.

10. Gunakan versi software yang cocok dengan kemampuan hardware anda

Tidak lucu ketika anda memasang adobe photoshop cs 5 di komputer pentium III. bermain PES 2011 dengan komputer pentium II. Haghag.. 😀

11. Hapus File Temporary

hal ini sangat berpengaruh karena komputer yang digunakan untuk aplikasi-aplikasi berat seperti Corel, Photoshop, Pinacle, dll akan membuat RAM penuh data temporary. mari kita bersihkan. caranya sangat mudah.

1. Klik kanan mouse di desktop, pilih New – Shortcut
2. Ketik %windir%\system32\rundll32.exe advapi32.dll,ProcessIdleTasks pada kolom isian yang muncul
3. Klik Next
4. Beri nama shortcut tadi, nama yang dapat diberikan bebas sesuai keinginan kamu, atau kamu lewat aja, namanya otomatis jadi rundll32.exe
5. Klik Finish

12. Overclock

Ini bagian yang paling menarik. dimana anda bisa memacu kinerja Hardware anda sampai batas maximumnya. namun cara ini sedikit berbahaya bagi anda yang belum paham betul tentang Overclocking karena bukannya komputer menjadi cepat, malahan rusak total :D. Bahasan tentang Overclocking ini akan saya bahas pada postingan selanjutnya.. (nantikan saja) 😀

yupii… itulah tadi beberapa TIPS yang bisa anda gunakan ketika komputer mulai melambat. semoga bermanfaat. Happy Blogging Guys !! 😀