Cara Root Lenovo S880

Beberapa waktu yang lalu saya diminta tolong oleh teman saya untuk melakukan rooting pada HP nya, Lenovo S880. Dia terpikir untuk melakukan rooting karena HP nya sangat lambat sekali. Untuk mengatasi masalah HP yang lambat, kita bisa menggunakan aplikasi AutoKiller Memory Optimizer. Namun untuk dapat menjalankan secara penuh aplikasi tersebut agar dapat berjalan semua fungsinya, handphone kita harus sudah di-rooting.

Lenovo-S880-1

Sedikit saya ingin berbagi pengalaman rooting HP Lenovo S880 menggunakan ZhuoDaShi dan PdaNet A350. Langkah-langkah berikut saya gunakan ketika saya me-root HP Lenovo S880 milik teman saya :

Continue reading

TIPS Memilih Power Supply

komponen power supply atau terkenal dengan sebutan PSU kadang hanya dijadikan komponen pelengkap tanpa memperhatikan kegunaan dari PSU itu sendiri. Padahal jika dilihat fungsinya, PSU mempunyai peranan yang sangat vital. Kalo ibarat tubuh, power supply atau PSU adalah jantungnya. Semua daya dan tenaga yang dibutuhkan oleh semua perangkat komputer disupply atau diberikan oleh perangkat yang namanya power supply ini. Jadi salah menentukan pilihan bisa berakibat komponen didalam komputer tidak bisa awet sesuai dengan keinginan.

Mungkin akan terasa menarik bagi Anda jika mendapati casing dengan harga sekitar Rp. 200.000 sampai dengan Rp. 300.000, termasuk komponen power supply dengan wattage yang besar misalnya 500 Watt. Namun justru disinilah bahaya yang siap mengancam komputer anda, karena dengan harga yang seperti tersebut diatas, bisa dipastikan anda tidak akan memperoleh komponen power supply yang berkualitas. Harga untuk sebuah power supply yang berkualitas baik berkisar antara Rp. 400.000 sampai dengan Rp. 2 juta. Memang terasa mahal dibandingkan dengan harga casing itu sendiri.

Power supply ibarat sebuah jantung. Komponen lain dalam komputer harus disuplai tenaga oleh jantung yang bagus dan sehat, agar bekerja dengan semestinya. Hal yang paling sering menyebabkan terjadinya kerusakan pada komponen komputer sebagian besar adalah akibat power supply murahan denga kualitas kurang bagus. Karena itu, jangan menganggap enteng kebutuhan akan power supply yang berkualitas baik. Berikut ciri-ciri power supply yang berkualitas :

1. Harga Lumayan Mahal.

Untuk 350 Watt harga berkisar Rp. 400 ribu, 400 Watt harga berkisar Rp. 450 ribu sampai dengan Rp.500 ribu, sedangkan 500 Watt harga berkisar Rp. 600 ribu sampai dengan Rp. 850 ribuan. Untuk wattage yang lebih besar, harga dipastikan lebih mahal lagi. Harga mahal ini merupakan kompensasi dari komponen yang memang memiliki kualitas yang bagus dan lebih tahan lama.

2. Berat power supply lebih dari power supply biasa. 

Secara fisik, bobot power supply yang baik lebih berat dari yang biaa saja. Hal ini disebabkan karena power supply yang bagus menggunakan bahan – bahan terpilih, misalnya kabel-kabelnya memiliki serat tembaga yang lebih tebal, kapasitor yang ada didalamnya menggunakan kapasitor yang lebih banyak jumlahnya, dan lilitan kabel pada kumparan-kumparannya pun lebih banyak. Selain itu, power supply yang bagus, biasanya menggunakan kabel berlapis yang sering disebut dengan cable sleeving.

3. Memiliki UL Number

UL number merupakan tanda produsen sebuah power supply. Dengan mengetahui identitas produsen/pabrik power supply tersebut kita dapat mengetahui apakah kualifikasi produknya telah bersertifikasi internasional. UL Number ini dapat di cek secara online lewat situs : http://www.ul.com/database/.

4. Memiliki label spesifikasi voltase dan ampere yang digunakan, melekat di body power supply. 

Jika kita mengukur dengan Voltmeter atau Ampere meter, spesifikasi yang ada pada label tersebut sama persis dengan yang hasil pengukuran yang tertera.
Mempunyai kemampuan lain, misalnya:
Active PFC (Power Factor Correction), yaitu rangkaian khusus yang digunakan untuk mengukur seberapa efisien komsumsi daya listrik.
Over Voltage Protection, yaitu kemampuan power supply untuk mencegah kerusakan komponen yang terhubung karena adanya lonjakan voltase listrik yang tiba-tiba.
Continuous Output, yaitu kemampuan power supply untuk memberikan daya setiap saat dibutuhkan.

Dan kemampuan lain yang biasanya berbeda-beda sesuai merk.

Demikian sedikit ulasan dari kami, dilain kesempatan akan kami jelaskan lebih detail mengenai komponen power supply. Beberapa merk yang bagus dan sudah kami uji dank am rekomendasikan pada Anda diantaranya power supply dari produsen FSP, Thermaltake, Antec, AcBell, Point Of View, Silverstone, dan Tagan. Sedangkan untuk merk dibawah itu Anda bisa menggunkan merk Venom, DynaPower, Enlight, dan lain sebagainya.

Jaga investasi komputer anda dengan mempergunakan power supply yang berkualitas baik.

Sumber

Jadi, Apa PSU mu ?? 😀

TIPS MEMILIH MAINBOARD

Beberapa tahun belakang ini, perkembangan Mainboard begitu cepat. Terlebih pada kuartal ketiga tahun 2010 ini. Berbagai macam merek dan tipe Mainboard membanjiri pasar. Bagi kita yang mengerti seluk beluk hardware, tentu sedikit banyak mengetahui merek dan tipe mainboard apa yang bagus. Namun, bagi kita yang kurang mengetahui seluk beluk hardware, tentu masih bertanya-tanya merek dan tipe mainboard apa yang bagus jika ingin membelinya.
Di sini, saya mencoba memberikan tips bagi temen-temen yang ingin membeli perangkat ini, juga bagi temen-temen yang ingin upgrade ke tipe yang lebih tinggi.
Kualitas sangat menentukan kestabilan dan performa dari sebuah mainboard. Sebenarnya, kualitas dari dari sebuah mainboard ini bisa kita lihat secara kasat mata. Kita bisa melihat kualitas mana yang baik hanya dengan melihat tampilan fisiknya saja. Lalu, apa saja ciri-ciri fisik yang harus kita perhatikan itu?

1. PCB

Mainboard yang memiliki ketahanan dan kualitas tinggi sangat dapat dilihat dari kualitas PCBnya, mainboard high-end biasa menggunakan PCB 8 layer. Selain jumlah layer, untuk mencermati perbedaannya dapat dilihat dari ketajaman jalur dan kegetasan saat PCB kita coba sedikit bengkokkan. Untuk beberapa mainboard kualitas tinggi pada PCB terdapat lapisan pendingin untuk membuang panas.

2. KAPASITOR

Perbedaan kualitas mainboard dapat dengan mudah dilihat dari kerapatan, jumlah, ukuran dan yang paling penting adalah jenis kapasitor yang digunakan. Mainboard yang mampu menjaga kestabilan dalam kompresi tinggi untuk beberapa bagian biasa menggunakan kapasitor low-esr (kapasitor perak), untuk kapasitor kualitas tinggi dibawah low-esr adalah kapasitor-kapasitor 1st grade buatan Jepang, contohnya seperti ‘Rubycon’ dan ‘Nichicon’ dengan bentuk yang mudah kita kenali yaitu belahan atas kapasitor berbentuk huruf ‘K’ untuk ‘Rubycon’ dan huruf ‘Y’ untuk ‘Nichicon’. Ada juga kapasitor Jepang 2nd grade yang berkualitas cukup baik dengan beberapa ciri lainnya, sedangkan kapasitor China dikenal jauh lebih murah dengan kualitas yang kurang baik. Untuk saat ini hampir semua merek mainboard kelas atas menggunakan kapasitor Jepang, namun anda tetap harus teliti, karena ada pula beberapa yang menggunakan kapasitor 2nd grade dan 3rd grade. Semakin banyak jenis kapasitor kelas atas, biasanya board tersebut mampu menawarkan kestabilan dan daya tahan yang semakin tinggi.

3. REGULATOR, KONDENSATOR, DAN MOFSET

4. PENDINGINAN DAN PENGATURAN ALIRAN UDARA, SERTA LAYOUT MAINBOARD
Dari kesemuanya itu mencerminkan kelas dan kualitas mainboard yang bersangkutan. Khusus untuk pendinginan, faktor ini memang cukup penting untuk diperhatikan, namun ini adalah faktor eksternal dalam arti diluar lingkup “kualitas” mainboard itu sendiri. Sehingga ini adalah faktor yang paling mudah untuk kita modifikasi, dengan penambahan pendingin secara individu.

Nah, dengan demikian, dengan melihat bentuk fisiknya saja, kita bisa mengetahui gambaran seperti apa kualitas dan performa sebuah Mainboard. Meskipun belum secara total bisa mengetahui kinerjanya, minimal dari pengamatan fisik ini, kestabilan dan kekuatan Mainboard dapat kita ketahui. Apabila sebuah mainboard memiliki kualifikasi seperti yang tersebut di atas, maka mainboard tersebut biasanya handal dan pantas untuk kita jadikan pertimbangan. Happy Hunting Mainboard … 🙂

Afandi